Rabu, 26 November 2014

Kebudayaan dan tempat wisata di kota semarang



KEBUDAYAAN DAN TEMPAT WISATA DI KOTA SEMARANG


http://sptsmg.files.wordpress.com/2012/10/tugu-muda-semarang.jpg


Kota Semarang adalah ibukota provinsi Jawa Tengah. Kota Semarang dipimpin oleh wali kota Drs. H. Soemarmo HS, Msi dan wakil wali kota Hendrar Prihadi, SE, MM. Dan yang terletak disebelah utara pulau Jawa, secara geografis kota Semarang bersebelahan dengan Kabupaten Kendal di sebelah barat, Kabupaten Ungaran di sebelah selatan, dan sebelah timur terdapat Kabupaten Demak. Dari beribu-ribu penduduk Semarang terdapat beraneka ragam budaya dan kekhasan masing-masing. Berkembang beberapa suku seperti Jawa, Tionghua, dan Arab, serta memiliki budaya yang menarik yang merupakan perpaduan budaya-budaya yang dahulunya merupakan cikal-bakal Semarang. Merujuk pada bangunan sejarah dan nama-nama tempat di kota Semarang, maka kebudayaan yang pada saat lalu berkembang sperti Islam, Tionghua, Eropa, dan Jawa (pribumi). Keempat kebudayaan tersebut berbaur yang berpengaruh penting pada perkembangan Semarang tempo dulu. Sisa kebudayaan tersebut masih berdiri dengan kokoh diterpa budaya modern yang berada disekitar Pasar Johar(Kali mberok).
Tempat-tempat yang menjadi pusat peradaban budaya yang saat ini masih terkenal dan sebagian hanya tinggal Kenangan (bangunan tua) dibagi menjadi 4 yaitu; Kampung Kauman, Kampung Pecinan, Kampung Belanda (Little Netherland), dan Kampung Melayu. Kampung Kauman pada tempo dulu merupakan kawasan padat penduduk keturunan jawa sekarang keturunan Arab juga banyak. Kampung Pecinan dihuni sebagian besar oleh keturunan Tionghua dan Kmapung Belanda merupakan daerah pemerintahan dan kota kecil yang sekarang disebut dengan Semarang Kota Lama. Sementara Kampung Melayu lebih banyak keturunan Arab, dan pada saat ini masyarakat Jawa lebih banyak berada di daerah Kampung Melayu.

   Tradisi dan Kebudayaan Semarang
Satu hal yang menarik dari tata cara tradisi dan budaya masyarakat Semarang adalah adanya perpaduan dua unsur etnis dalam satu tradisi, ini dikarenakan di Semarang tidak hanya dihuni oleh masyarakat etnis Jawa, namun juga banyak masyarakat etnis Tionghoa yang bermukim disini. Maka, tradisi dan budaya di Semarang terlihat lebih cantik karena unsur Jawa Oriental yang begitu kental. Salah satu contoh budaya di Semarang yang terdapat unsur Jawa Oriental ini adalah Gambang Semarang atau Tarian Semarangan yang tidak hanya menampilkan keindahan seni tari, namin juga musik disertai lawak-lawakan dalam setiap tampilannya. Dalam Tarian Semarangan atau Gambang Semarang ini menggunakan alat-alat musik seperti kendang dari Jawa Barat, bonang, kempul, suling, kecrek, gambang, sukong, konghayan, dan balungan. Gerakan ciri khas dari tarian ini berpusat pada tiga gerakan baku yang semuanya digerakkan dengan pinggul, yaitu ngeyek, ngondek, dan genjot. Sedangkan gerakan tangan (lambeyan) sebatas diarah mata. Tari gambang ini menggambarkan suasana ceria empat orang penari yang diceritakan sedang berkumpul dan berbincang-bincang. Tarian ini merupakan tarian yang gerakannya penuh semangat disertai dengan ekspresi-ekspresi berlebihan dari sang penari. Goyangan pada pinggullah yang menjadi khas dari tarian ini goyangan pinggul tersebut apabila diperhatikan membentuk gelombang laut. Laut tersebut menggambarkan jajaran pantai yang menghiasi kota Semarang. Selain itu dari seni musik ada juga Gamelan, Orchestra Van Java Siapa bilang orang Jawa tidak mengenal orchestra? Jauh sebelum bangsa-bangsa Eropa datang nenek moyang bangsa Indonesia sudah mempraktikannya. Sejak jaman dinasti Syailendra pada abad ke-8 Masehi, nenek moyang Bangsa Indonesia sudah mengenal dan memainkan berbagai alat musik secara bersama-sama yang kemudian lebih dikenal sebagai Gamelan. Gamelan meruapakan satu kesatuan utuh berbagai unsur alat musik yang diwujudkan dan dibunyikan bersama. Kata Gamelan berasal dari bahsa Jawa ‘Gamel’ yang berarti memukul, diikuti akhiran ‘-An’ yang menjadikannya kata benda. Gamelan sangat mudah dijumpai di hampir seluruh wilayah pulau jawa. Tentu saja ada beberapa perbedaan antara satu daerah yang lain akibat proses kebudayaan. Gamelan yang berkembang di Semarang adalah Gamelan Jawa. Selain di Jawa, gamelan jugadapat ditemui di Madura, Bali, Lombok, dll. Dari semuanya, Gamelan Jawa diyakini sebagai yang tertua dan menjadi asal usul gamelan di daerah lain. Kemunculan gamelan didahului dengan budaya Hindu-Budha yang mendominasi Indonesia, terutama Jawa pada awal masa pencatatan sejarah. Instrumennya dikembangkan hingga bentuknya sampai seperti sekarang ini pada zaman Kerajaan Majapahit. Satu-satunya pengaruh India dalam musik gamelan adalah bagaimana cara menyanyikannya. Gambaran tentang gamelan pertama ditemukan di Candi Borobudur, Magelang Jawa Tengah, yang dibangun pada abad ke-8. Alat musik semisal suling bambu, lonceng, kendhang, dalam berbagai  ukuran, kecapi, alat musik berdawai yang digesek dan dipetik, ditemukan dalam relief tersebut. Namun, sedikit ditemukan elemen alat musik logamnya. Bagaimanapun, relief tentang alat musik tersebut dikatakan sebagai asal mula gamelan. Gamelan merupakan bagian yang tak terpisahkan pada hampir semua kegiatan seni dan budaya Jawa, seperti pertubjukan wayang kulit, kethoprak, pementasan tari, uyon-uyon (pertunjukan seni tarik suara), dll. Gamelan adalah salah satu hasil kebudayaan yang sudah diakui secara internasional dan dipentaskan di lima benua. Bahkan PBB sudah menetapkan sebagai warisan budaya yang harus dilindungi dan dilestarikan. Untuk menikmati Orchestra Van Java, anda bisa mengunjungi Gedung Ki Narto Sabdho, kompleks TBRS Semarang.

      Adat Istiadat Semarang
Semarang memiliki budaya yang sangat kental. Salah satunya tradisi adat dari Semarang adalah perayaan tradisi Dugderan. Dari tradisi tersebut, kita dapat melihat percampuran seluruh budaya yang ada di Semarang. Perpaduan budaya tersebut dapat kita lihat pada “warak endog”, adalah boneka binatang raksasa yang merupakan mitologis yang digambarkan sebagai symbol akulturasi budaya di Semarang. Bagian-bagian tubuhnya terdiri dari kepala naga (china), badan buraq (arab), kaki kambing (jawa). Kata warak berasal dari bahasa arab “wara I” yang artinya suci. Sedangkan edog (telur) merupakan symbol pahala yang diterima manusia setelah menjalani proses suci. Secara harfiah, Warak Ngendok bisa diartikan sebagai siapa saja yang menjaga kesucian di Bulan Ramadhan, kelak di akhir bulan akan mendapatkan pahala di hari lebaran.



Pantai Maron
Pantai Maron 300x225 10 Tempat Wisata di Semarang yang Paling Terkenal
Pantai Maron
Berlokasi hanya beberapa ratus meter di utara Bandara Ahmad Yani Semarang, Pantai Maron adalah salah satu tempat wisata di Semarang yang ada di sebelah barat. Pantai Maron menawarkan keindahan pantai yang eksotis sehingga ramai dikunjungi wisatawan sekitar Semarang pada akhir pekan. Apabila anda ingin berkunjung ke Pantai Maron, perlu di ingat bahwa jalan menuju tempat ini masih terbuat dari tanah yang dipadatkan, sehingga apabila hujan jalanan tersebut akan menjadi licin. Harga tiket masuk Pantai Maron adalah 3,000 Rupiah.
2. Lawang Sewu
Lawang Sewu 300x193 10 Tempat Wisata di Semarang yang Paling Terkenal
Lawang Sewu
Lawang Sewu adalah nama sebuah gedung kuno di kota Semarang. Dibangun pada tahun 1904 oleh Belanda, Lawang Sewu dulunya berfungsi sebagai kantor perusahaan kereta api Belanda. Nama Lawang Sewu yang berarti seribu pintu berasal dari bentuk bangunannya yang mempunyai banyak pintu dan jendela. Yang menarik dari Lawang Sewu adalah suasana mistisnya yang dilengkapi dengan arsitektur megah khas jaman dahulu. Gedung Lawang Sewu juga mempunyai lantai bawah tanah yang dulunya difungsikan sebagai penjara. Harga tiket masuk Lawang Sewu adalah 10,000 Rupiah.
3. Kampoeng Wisata Taman Lele
Kampoeng Wisata Taman Lele 300x211 10 Tempat Wisata di Semarang yang Paling Terkenal
Kampoeng Wisata Taman Lele
Kampoeng Wisata Taman Lele adalah salah satu tempat wisata di Semarang yang cocok untuk mengisi waktu liburan keluarga. Dengan luas lebih dari 2 hektar, Kampoeng Wisata Taman Lele mempunyai berbagai macam fasilitas penunjang rekreasi keluarga. Fasiltias yang dimiliki Kampoeng Wisata Taman Lele yaitu kolam renang, danau buatan, kebun binatang kecil, taman bermain anak, gazebo, penginapan, dan tempat pertunjukan. Jalan Walisongo, harga tiket masuk Kampoeng Wisata Taman Lele adalah 2,000 Rupiah pada hari Senin sampai dengan Sabtu, dan 3,500 Rupiah pada hari minggu.
4. Pantai Marina
Pantai Marina 300x224 10 Tempat Wisata di Semarang yang Paling Terkenal
Pantai Marina
Pantai Marina merupakan sebuah pantai kecil di sebelah utara kota Semarang. Berlokasi di Jalan Yos Sudarso, Pantai Marina adalah tempat wisata di Semarang yang paling disukai untuk kegiatan lari pagi atau jogging. Pantai yang terletak di sebuah perumahan ini mempunyai fasilitas kolam renang, speed boat, ski air, dan taman bermain anak-anak. Bersepeda di sekitar Pantai Marina juga sangat menyenangkan karena suasananya yang sepi dan sejuk dengan pepohonan.
5. Pantai Tirang
Pantai Tirang 300x225 10 Tempat Wisata di Semarang yang Paling Terkenal
Pantai Tirang
Pantai Tirang adalah sebuah pantai biru dan bersih yang berlokasi dekat dengan bandara Ahmad Yani Semarang. Berjarak sekitar 5 KM dari Pantai Marina, Pantai Tirang  merupakan pantai favorit para pemancing ikan kakap putih dan ikan kerapu. Selain itu, di Pantai Tirang juga terdapat hutan bakau yang menarik untuk dilihat. Pantai Tirang cocok untuk anda yang lebih menyukai suasana pantai yang sepi.
6. Masjid Agung Jawa Tengah
Masjid Agung Jawa Tengah 300x194 10 Tempat Wisata di Semarang yang Paling Terkenal
Masjid Agung Jawa Tengah
Masjid Agung Jawa Tengah yang berlokasi di kota Semarang, tepatnya di Jalan Gajah Raya. Gajah Raya adalah salah satu masjid termegah di Indonesia yang banyak dikunjungi bukan hanya untuk beribadah saja, melainkan untuk kegiatan wisata juga. Diresmikan pada tahun 2006, Masjid Agung Jawa Tengah yang memiliki luas lebih dari 7,500 meter persegi ini mampu menampung sekitar 16,000 jamaah. Selain bangunan utama masjid, di Masjid Agung Jawa Tengah juga terdapat berbagai fasilitas lain seperti ruang akad nikah, auditorium, perpustakaan, penginapan, museum budaya Islam, kafe, toko cenderamata, kereta kelinci, tempat bermain anak-anak, dan lain-lain.
7. Air Terjun Kali Pancur
Air Terjun Kali Pancur 199x300 10 Tempat Wisata di Semarang yang Paling Terkenal
Air Terjun Kali Pancur
Air Terjun Kali Pancur adalah salah satu tempat wisata di Semarang yang paling terkenal untuk kategori tempat wisata alam. Air Terjun Kali Pancur yang berlokasi di Desa Nogosaren, Semarang, ini mempunyai ketinggian air terjun sekitar 150 meter , dihiasi bebatuan alam yang ditumbuhi pepohonan hijau, dan memiliki beberapa goa walet . Sebelum anda datang berkunjung ke tempat wisata Air Terjun Kali Pancur, saya sarankan siapkan terlebih dahulu badan anda dan istirahatlah yang cukup karena anda kan melewati sekitar 900 anak tangga yang cukup melelahkan untuk dapat menikmati keindahan Air Terjun Kali Pancur.
8. Pagoda Buddhagaya Watugong
Pagoda Buddhagaya Watugong 300x225 10 Tempat Wisata di Semarang yang Paling Terkenal
Pagoda Buddhagaya Watugong
Pagoda Buddhagaya Watugong adalah pagoda dengan ketinggian lebih dari 45 meter dan merupakan pagoda tertinggi di Indonesia. Pagoda Buddhagaya Watugong yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan merupakan tempat ibadah pemeluk agama Budha sekaligus tempat wisata di Semarang yang menarik untuk dikunjungi karena keunikan dan keindahan bentuk bangunannya.
9. Taman Rekreasi Wonderia
Taman Rekreasi Wonderia 300x150 10 Tempat Wisata di Semarang yang Paling Terkenal
Taman Rekreasi Wonderia
Taman Rekreasi Wonderia yang berlokasi di Jalan Sriwijaya adalah sebuah tempat wisata di Semarang yang buka sejak tahun 2007. Taman Rekreasi Wonderia mempunyai banyak permainan menarik dan menyenangkan seperti Boom Boom Car, Kiddy Boat, Super Rally, Ghost House, Space Gyro, Merry Go Round, dan Typhoon Coaster sehingga sangat cocok untuk anda yang mempunyai anak kecil. Harga tiket masuk Taman Rekreasi Wonderia adalah 5,000 Rupiah.



10. Air terjun Curung Benowo
Curug Benowo 266x300 10 Tempat Wisata di Semarang yang Paling Terkenal
    Curug Benowo
Curug Benowo adalah sebuah air terjun yang berlokasi di Gunung Ungaran, Semarang dan merupakan air terjun favorit di sekitar Semarang bagi para pecinta alam. Namun, tempat wisata Curug Benowo ini kurang cocok untuk wisata keluarga kalau menurut saya, karena perjalanan ke air terjun Curug Benowo cukup sulit dan melelahkan, kira-kira sekitar 2 jam berjalan kaki di medan yang sempit dan berbatu namun mempunyai pemandangan yang sangat indah dan alami.


0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda